Aritmia itu keadaan dimana jantung kita memompa darah ga teratur, bisa jadi lebih cepat atau lambat (denyut jantung normal sekitar 60-100 kali per menit),, Sebagian aritmia ga ngeganggu penderitanya, karena itu cuma sebentar, atau dia memang selama ini udah aritmia, tanpa keluhan tapi sebagian aritmia yang lain bisa bahaya. Lumayan bahaya kan kalo sampai jadi kegawatdaruratan kedokteran, karena bisa kejadian henti jantung (cardiac arrest) dan kematian yang tiba tiba,,
Normalnya, gerakan jantung manusia dikontrol oleh area di bagian atas jantung, SA node namanya, yang ntar nganter impuls ke bagian bagian lain,,
Biasanya kejadian aritmia itu karena gangguan di kontrol jantung itu, ada yang namanya Wolff-Parkinson-White Syndrome (WPW), kalo kata dosen Fisio Ma, itu kaya orang Indonesia kalo lagi nyolong antrian,, lompat lompat dari barisan barisan antrian,,
Buat yang mau liat mekanismenya,, ada di sini,, selamat belajar!!
Ya,, pandahuluan selesai,,
Berhubung Ma mau ujian Farmakologi, jadi yang dibahas itu obat obatnya (FYI, yang ngajar dr Suryadi Natadipura),, Jenis obat obat anti-Aritmia disesuaikan sama jenis aritmia-nya (yang lebih banyak dari 2 contoh di atas tadi) dan mekanisme kerjanya,,
Obat obatnya nih!! (Ada penggolongannya, menurut Vaughan William )
1. Kelas I : Hambatan Saluran Natrium
- Memperpanjang Potensial Aksi
- Mengurangi Laju Depolarisasi
- Kerja di antara keduanya,,
Intinya saluran natrium itu fungsinya buat ngebikin ion natrium lewat dan menghasilkan potensial aksi (pengantaran impuls), yang bikin kontraksi otot jantung, jadi kalo saluran itu dihambat, juga memperbaiki bisa menurunkan kecepatan transmisi potensial aksi (biar lambet,, jadi ga takikardi lagi),, dan ga mempengaruhi SA Node, karena yang diutak utik itu Natriumnya (di fase 0) dan sel SA node jalur depolarisasi-nya dipengaruhi sama Kalsium,, dan juga bisa memperbaiki aritmia karena re-entry,, bagus banget buat keadaan aritmia dengan takikardi (ventrikular takiaritmia dan supraventrikular takiaritmia)
Pakenya beta-bloker, terutama buat b1-adrenoceptor,, Syaraf Simpatis bisa meningkatkan otomatisitas SA Node dengan ningkatin aliran pacemaker,, juga ningkatin kecepatan konduksi di AV node,, makanya diblok,, jadi bisa nurunin denyut nadi, kontraksi juga bisa dikurangi (kasian tuh jantungnya,,
Nah lho,, yang ini mirip sama yang nomer 1, gambarnya juga sama,, bedanya cuma tempat kerjanya,, di sini kerjanya di fase 3,, (Natrium di fase 0 kan,,) jadi ntar jadinya memperlambat repolarisasi,, yang akhirnya sama,, waktu transmisi potensial aksi jadi lama dan merpanjangan periode refrakter juga,, Iyyeeey! tambahan,, sama juga kaya yang lain,, bisa menghilangkan gangguan dari re-entry!!!
4. Kelas IV: Hambatan Saluran Kalsium
Kalo yang ini,, jelas aja,, di no 1 udah ditulis kalo SA Node sangat dipengaruhi oleh Kalsium,, jadi kalo Kalsiumnya diblok, firing rate-nya pacemaker yang ngeganggu jadi berkurang, juga bikin kecepatan konduksi jadi turun,,
YUP!! that’s it,, Sebenernya ini bates bahan yang Ma suka,,
—————————————————————
Tidak ada komentar:
Posting Komentar